Kiat-Kiat Mengunjungi Pameran Franchise

top_franchise11.jpgMengunjungi pameran franchise adalah salah satu pilihan yang tepat untuk mendapatkan informasi yang komprehensif dalam berburu peluang usaha waralaba. Poin plus mencari tipe usaha waralaba yang tepat melalui pameran franchise adalah calon investor dapat bertemu secara langsung dengan owner, key decision maker, ataupun pelaku aktif perwakilan franchisor. Waralaba yang sering disebut sebagai business marriage, setidaknya akan mengikat franchisor dan franchisee selama lima tahun, sehingga cukup penting untuk mengenal lebih jauh type of a person you’re going to do business with. Inilah kelebihan dari mengenal franchise melalui format promosi pameran.

Melalui pameran franchise, dalam waktu dan area yang bersamaan – venue pameran, pengunjung dapat melihat langsung kepribadian franchisor, dapat melihat produkp-produk dari tiap-tiap brand dan dapat melakukan studi perbandingan dengan competitor sejenis.

Disamping itu melalui pameran calon investor juga akan mendapatkan gambaran mengenai proyeksi brand yang dipilih, mulai dari prosedur aplikasi sampai pada factor financial. Selanjutnya, pengunjung dapat memperoleh bird’s eye view dalam memilih brand mana yang suitable untuk dijalankan atau justru blind as a bat, karena terlalu banyak tawaran menarik ditambah lagi dengan berbagai diskon, high pressure sales strategy dan berbagai poin-poin tambahan lainnya.

Sebelum Pameran

Persiapan mengunjungi pameran franchise yang ideal dilakukan sebelum the show day. Langkah yang pertama adalah mencari agenda expo / pameran. Jadwal pameran dapat diketahui melalui iklan Koran nasional atau di harian-harian umum utama. Iklan ini biasanya ditampilkan setidaknya dalam rentang 7 (tujuh) hari sebelum pameran. 1 (satu) hari sebelum hari H, dan selama pameran berlangsung. Pameran Franchise umumnya diselenggarakan selama 3 (tiga) hari, dan biasanya dilangsungkan di akhir pecan. Iklan tentang pameran franchise juga dipastikan muncul di majalah khusus segmen waralaba, atau majalah-majalah bisnis lainnya. Iklan di majalah ditampilkan secara regular 1 (satu) bulan sebelum pameran berlangsung, bahkan mungkin 3 sampai 4 bulan sebelum pameran. Durasi ini esensial bagi pengunjung yang merencanakan datang ke pameran franchise yang lokasinya cukup jauh, missal di luar kota atau bahkan luar negeri. Nomor kontak penyelenggara dapat membantu pengunjung untuk mengetahui informasi akomodasi bagi pengunjung luar kota / luar negeri. Liputan mengenai pameran juga dapat disaksikan melalui media televise nasional, spot waktu penanyangan berkisar selama minggu diadakan pameran.

 

Beberapa website khusus waralaba juga memberikan informasi mengenai jadwal pameran franchise,antara lain: www.Franchise-indonesia.com, www.majalahfranchise.com, www.waralabaku.com. Spanduk dan baliho juga menjadi salah satu sarana informasi mengenai adanya pameran franchise. Spanduk dan baliho ini menjadi barometer penunjuk arah / waktu diselenggarakannya suatu pameran franchise.

Selain itu, Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) juga dapat memberikan informasi mengenai jadual pameran, karena pameran franchise merupakan agenda resmi kegiatan Asosiasi yang secara langsung di –endorse oleh Asosiasi Franchise Indonesia. Asal tahu saja, tahun 2008 setidaknya akan ada 5 jadwal pameran yang berada dibawah naungan AFI, yakni :

1. Jakarta ( Premier ), tgl 8-10 Februari 2008, Venue : Semanggi Expo SCBD, Jakarta
2. Bandung, tgl 22-24 Februari 2008, Venue : Graha Manggala Siliwangi, Bandung
3. Yogyakarta, tgl 7-9 Maret 2008, Venue : Mandala Bakti Wanitatama
4. Surabaya, tgl 27-29 Maret 2008, Venue : Tunjungan Plaza III, Lantai 7
5. Semarang, tgl 11-13 April 2008, Venue : Java Design Center ( KADIN )

Untuk lebih lengkapnya bisa dicoba di link berikut ini:

 

Sebelum pameran, penting juga untuk calon pengunjung untuk sedikit melakukan self personality review, seputar berapa besar kemampuan aktual jumlah yang di ingin diinvestasikan, berapa banyak waktu yang dapat diluangkan untuk brand waralaba yang dipilih, apakah fulltime atau part time, dan tipe format bisnis apa yang memang cocok dan feasible untuk dijalankan. Sehingga pada saat ditawarkan berbagai pilihan pada saat expo, pengunjung sudah bisa berujar “oh … that’s not my cup of tea” atau “Rasanya pilhan saya kurang realistir ya..”.

Jika pengunjung sudah mempunyai lokasi, persiapkanlah detail lokasi selengkap mungkin, terlebih untuk lokasi komersial seperti mal atau plaza, yang memang mempunyai spesifikasi dan tingkat kerumitan tertentu yang harus di –mix and match dengan kebutuhan franchisor. Bawalah detil lokasi yang anda miliki, jika cocok untuk memasarkan brand yang dipilih, proses aplikasi dapat menjadi lebih efiesien.

Saat Pameran

Pada saat hari pameran, pengunjung wajib mengetahui jam buka pameran. Umumnya, pameran dibuka pukul 10.00 pagi dan ditutup pukul 20.00 petang. Pengunjung dapat menyesuaikan jadwal, sehingga tidak kekurangan waktu meng – explorasi pilihan di pameran. Sebelum masuk, di informasi yang terdapat di pintu masuk pameran, disediakan floorplan exhibitor, yakni denah lokasi peserta pameran, yang sangat memudahkan pengunjung untuk mengetahui siapa saja yang berpartisipasi di pameran ini, dimana saja letak stand yang ingin didatangi, fasilitas apa saja yang terdapat di pameran ini. It is important to know your battle area.

Jika memang perlu, belilah directory peserta pameran. Directory ini memuat daftar peserta pameran, nomor kontak, alamat lengkap dan deskripsi singkat usaha. Umumnya pameran franchise tidak hanya berisi format bisnis franchise saja, namun juga format bisnismana yang mereka tawarkan dan apa perbedaannya.

Saat pameran, ambillah sebanyak mungkin brosur, flyer, CD, prospectus dan berbagai jenis material promosi yang dibagikan, yang lebih penting ambillah kartu nama franchisor atau pembuat keputusan lainnya. Vice Versa, bawalah kartu nama anda, dan berikanlah juga kepada franchisor atau kepada brand yang anda ingin kontak.

Selama pameran, show that you’re a serious investor, berpakaian rapi as matter of formality. Berhati-hatilah, ada beberapa pameran yang melarang anak-anak (umumnya dibawah 12 tahun) masuk ke area pameran. Jika Booth (stand) franchisor menyediakan product sampling, luangkan waktu sejenak untuk mencicipi, agar anda mengetahui dan merasakan produk dari brand yang mungkin akan anda beli.

Manfaatkanlah tatap muka dengan franchisor untuk menanyakan sedetil mungkin hal-hal yang ingin anda ketahui, jika mungkin dapatkan dalam bentuk tertulis. The devil is in the details, dimana tidak hanya keuntungan dan benefit-benefit positif yang perlu diketahui oleh calon investor melainkan juga segala jenis risiko dan detail pembiayaan. Kupaslah sebanyak-banyaknya format bisnis brand yang diminati. Hindarilah mendapat tip investasi yang hanya sugar coated on the top.

Berbagai fasilitas pendukung biasanya disediakan di pameran franchise. Disetiap pameran franchise yang diselenggarakan oleh AFI, hamper selalu diselenggarakan seminar franchise untuk membantu pengunjung memahami lebih lanjut tentang franchise. Business clinics adalah fasilitas pendukung yang diadakan dengan bantuan Franchise Consultant, tujuannya untuk memberikan konsultasi one by one tentang problematik seputar franchise. Hadirilah business matching diselenggarakan dalam 2 bentuk, yakni face to face, atau presentasi masal.

Mengunjungi pameran franchise yang ideal setidaknya butuh waktu 2 hari. Hari pertama diluangkan untuk mempelajari tawaran-tawaran usaha. Sesudah pulang dari pameran franchise di hari pertama, pengunjung memiliki waktu untuk berpikir mengenai brand mana yang cocok bagi dirinya sehingga hari kedua secara intensif dipakai untuk mengenai brand-brand yang telah anda sortir.

Pasca Pameran

Setelah pameran, susun dan kumpulkan dengan rapi seluruh brosur yang anda dapat dalam suatu file tertentu. Untuk tipe business opportunity (peluang usaha), sebagian besar calon investor dapat langsung memberikan down payment, sebagian lagi bahkan dapat menandatangani kontrak. Untuk franchise, prosedurnya akan lebih rumit dan panjang karena franchisor harus menilai kelayakan tempat calon investor dan berbagai prosedur lain yang urutannya berbeda antara satu brand dengan brand lainnya. Jika calon investor masih memerlukan waktu untuk berpikir, file ini akan sangat membantu apabila telah disusun secara rapi,, dapat berdasar minat, tipe investasi, alphabetical order, tren, dan lain sebagainya. Yang pasti secara spesifik penyusunannya akan berbeda untuk tiap-tiap orang. Lakukanlah studi perbandingan yang akan mempermudah calon investor menentukan pilihan.

Jika calon investor telah memutuskan pilihan selama pameran, simpanlah semua material yang anda dapat, siapkan juga detil-detil yang diminta oleh franchisor. Ada beberapa tipe franchise yang memerlukan quick decision dari calon investor, yakni franchise yang brand-nya sudah sangat baik, sehingga peminatnya sangat banyak, atau juga franchise yang memiliki pembatasan lokasi, missal untuk daerah A hanya bisa di –apply oleh 2 investor. Untuk tipe ini calon investorlah yang harus mengeluarkan extra effort untuk mem-follow up pilihan franchise-nya.

There is no business with no risk, berlaku juga untuk format bisnis franchise. Pengunjung dapat mengajak keluarga, untuk memberikan pendapat, mengingat bisnis yang anda beli bersifat long term sehingga dukungan keluarga dibutuhkan. Selamat berkunjung ke pameran franchise dan mengeksplorasi peluang-peluang investasi.

Bona Fortuna!!

 

2 Responses to “Kiat-Kiat Mengunjungi Pameran Franchise”


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: