Egois nya 1 Manusia

Menang-Kalah, Untung-Rugi, Enak-Gak Enak, Puas-Gak Puas ato apapun bahasa yang diartikan plus dan minus-nya, selalu ada dan biasa digunakan dalam tatanan sosial pergaulan kita. Baik kita sadar maupun tidak sadar.

Kita akan selalu menimbang setiap rasa, tindakan dan jerih payahnya terhadap hal-hal seperti tersebut diatas. WAJAR. Menurut saya. Wajar jika kalkulasinya masih di imbangi dengan ajaran agama, budaya tenggang rasa/tolerasi dan etika yang kita miliki, yang nantinya dapat kita jadikan sebagai tolok ukur (bench mark).

Tapi..tapi, nanti dulu …dengan berkembangnya jaman, dan terutama kehidupan di kota besar ajaran agama, alur budaya tenggang rasa/toleransi ataupun etika sudah berangsur-angsur terkikis ditambah lagi dengan salah satu naluri dasar manusia yg membutuhkan suatu pengakuan. Ajaran agama hanya sekedar lip service dan hapalan tanpa tahu apa dan bagaimana mengimplementasikannya dalam aktifitas keseharian dan kehidupan sosial kita.

Sebagai contoh, sering kita ato lawan bicara kita ngomong “Ikhlas gak, ikhlas gak nih”..ketika ada satu hal penawaran kebaikan kepadanya. Pada saat itu baik kita maupun lawan bicara kita, pasti segera berhitung tentang “Untung – Rugi” dalam hal tersebut. Kita akan berpikir, sebagai contoh, “..ok rugi dikit sekarang toh..nantinya dia bakal inget dan mudah2an bisa gantiin yg lebih besar di kemudian hari..kek ..kek..kek”. Sebaliknya si lawan bicaran kitapun akan berhitung “kalo gue ambil ini..entar entar ada masalah gak yah, ..tipu gak si nih, jangan sampe dia nuntut yg lebih gedhean lagi dari ini..alamak!!!”

Selalu dan selalu..ada pertimbangan terhadap “untung-rugi” dalam setiap tindakan yg kita lakukan.

  • Bisa menjadi positif jika terjadi keseimbangan dalam hal “untung-rugi” terhadap kita dan lawan bicara kita.
  • Pun bisa menjadi negatif jika salah satu antara kita atau lawan bicara kita berusaha untuk “SELALU UNTUNG” atau “SELALU MENANG”. “Dasar egois!!” kata orang..

Analoginya berikut tentang hakikat EGOIS adalah sbb:

Egois adalah ketika anda mengharapkan orang lain mengorbankan diri mereka untuk anda – dengan tidak melakukan apa yang sebenarnya mereka inginkan, tapi melakukan apa yang anda ingin mereka lakukan. Egois adalah ketika anda tidak mendukung orang lain untuk mengasihi diri mereka sendiri, tapi mengharapkan mereka untuk mengasihi dan mengurus anda.

Tentunya definisi Egois bisa berbeda dalam pengertian kita masing2, tapi sayangnya kita sering tidak mampu mengendalikan diri atau meposisikan diri ketika kita sedang berbicang dengan temen2 kita. Keinginan untuk mendominasi pembicaraan, untuk selalu lebih atau menang terhadap lawan bicara kita , selalu merasa lebih dewasa atau berpengalaman dan sebagainya..walau itu terkadang dibumbui oleh sedikit/banyak kebohongan/ketidakjujuran..pokoke Menaaaang..pokoke Puaaaazzzz….

Walopun terkadang ego itu terkait dengan sifat dan bakat dari seseorang, terlepas dari bagaimana dia dibesarkan dalam lingkungannya, sehingga orang sering menyebut..wah itu mah susah ilangnya..tapi saya ngeliat kalo intinya sebenarnya adalah bagaimana kita dapat mengendalikan diri (self control). Terhadap apa? Ya terhadap rambu2 agama, tenggang rasa atopun etika seperti yg kita miliki.

Pengorbanan adalah suatu bentuk pengendalian diri, yang harus kita berikan kepada lawan bicara kita, dan demikian juga sebaliknya. Pengorbanan, yah walopun tetep ada faktor “untung-rugi” sekecil apapun, tetep harus di adakan ketika kita terlibat dalam suatu pembicaraan. Berkorban untuk tidak selalu jadi “Si Lucky No. 1”, “Si Hero”,” Si Smart”, dan laennya. Berkorban untuk tidak selalu mencari “UNTUNG” dalam semua hal.

PS: Selamat hari raya Idul Adha 2007 ya…kalo mo berkorban sama saya aja yak, kebetulan saya menyediakan segala jenis kambing, sapi, lembu..dijamin bagus deh bleh. Beli yah..beli…jangan jadi orang egois gitu dong..harganya murah..ini juga jual Rugi kok, gak ngambil UNTUNG kok

Yg mau nanggapin ato beli kambing silahkan ngasih comment dah bleh…wakakaka.

2 Responses to “Egois nya 1 Manusia”

  1. Bottie Says:

    ca elah… manteb kali omongannya om Har nii… bete ma sapa boss hehehe….

  2. harrypoe Says:

    Bete adalah ungkapan laen dari “Bener bener tenggo”…kan Bot?Jam 5 teng..langsung cabuuuuutttttt….cihuy


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: